Select Menu

Travel

Performance

‹
›

Cute

My Place

Slider

Racing

Videos

Film porno merupakan industri dengan perputaran uang yang lumayan besar, secara global sudah melebihi angka US$100 miliar. Bahkan di Amerika Serikat saja, 5000-10.000 film porno di terbitkan per bulannya dari pusat produksi film porno di daerah lembah San Fernando, California, sehingga daerah ini biasa disebut dengan Hollywood of Porn.

Dengan perputaran uang yang demikian besar di industri film porno, wajar bila bintang film porno dunia juga mendapat bayaran yang cukup mahal untuk setiap aksinya.

Berikut 5 artis film porno dengan bayaran termahal tahun 2011:

1. Jenna Jameson




Kekayaan Jenna Jameson sudah berada pada angka US$ 30 juta dari penampilannya di film porno. Ini belum termasuk dari uang yang didapatkannya dari perusahaan promo, ClubJenna yang telah dirikannya bersama mantan suaminya.


2. Tera Patrick




Kekayaan Terra juga mencapai US$ 30 juta dari penampilannya selama ini. Tera Patrick juga sebagai presiden, pemilik dan sekaligus artis utama dari Teravision yang telah menjual lebih dari 30.000 keping film porno setiap tahunnya.



 

3. Maria Takagi


Di Jepang bukan Miyabi yang termahal, tapi Maria Takagi. Menurut kabar dia dibayar US$ 86,000 (kira-kira Rp 775 juta) untuk sekali tampil. Itu belum termasuk nilai kontrak senilai US$ 2,6 juta dari sebuah perusahaan film porno di Jepang, Max.


4. Houston




Bintang porno ini adalah pemegang rekor Guinnes Book of World Records sebagai Sluttiest woman in the world karena melakukan hubungan seks dengan 620 pria nonstop. Sedikit info, seorang pria rata-rata menumpahkan sperma sekitar 4 cc sehingga jika ada 620 pria yang menggilirnya berarti 4 x 620 = 2480 cc, itu berarti ada sekitar 2,48 liter sperma yang tumpah di tubuh Houston.

Bayarannya untuk menari striptis saja sebesar US$ 20,000 atau sekitar 180 juta rupiah. Hingga kini Houston telah berhasil mengumpulkan kekayaan lebih dari US$10 juta dari karirnya sebagai seorang bintang film porno.


5. Hillary Scott



Sebuah perusahaan yang bernama Sexz Pictures telah memberikan Hillary nilai kontrak sebesar US$ 1 juta untuk kurun waktu 4 tahun.
Bokep Indonesia 3GP Terbaru 2013 | Ngentot di Hari Valentine ~ Gudang BOkep Indonesia, Jav Idols, Video Miyabi Terbaru, Film Semi Terbaru, Foto Artis Bugil, Cewek Sma ABG Bugil, Foto Tante Girang Hot,Tips Seks Kumpulan Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Dewasa Paling Seru Hot, dan Info Menarik Lainnya.


Download



Karena hampir tidak diketahui Pirou sebagai pembuat film porno, kredit sering diberikan kepada film-film lain untuk menjadi film porno yang pertama. Salah satu upaya yang paling ilmiah untuk mendokumentasikan asal-usul perdagangan “Fim Esek-esek” dilakukan oleh Dave Thompson dalam film dokumenter “In Black and White and Blue (2008)”. 
Ia menceritakan banyak bukti bahwa industri seperti ini pertama kali muncul di Buenos Aires dan kota-kota Amerika Selatan lainnya saat pergantian abad, dan kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh Eropa Tengah selama beberapa tahun berikutnya, namun tidak satu pun dari film-film porno awal ini dikenal secara luas.

Menurut Patrick Robertson dalam buku Film Facts, ‘ film porno paling awal yang dapat dipastikan tanggal pembuatannya adalah A L’Ecu d’Or ou la bonne Auberge’ dibuat di Perancis pada tahun 1908; plotnya menggambarkan seorang prajurit lelah yang memiliki janji untuk bertemu dengan seorang pelayan cewek di sebuah penginapan. El Satario dari Argentina mungkin malah lebih tua lagi. Robertson mencatat bahwa ‘film-film porno tertua yang masih ada tersimpan dalam Kinsey Collection di Amerika.

Sebuah film menunjukkan bagaimana konvensi-konvensi porno mula-mula ditetapkan. Film Jerman Am Abend (sekitar 1910) adalah, demikian tulis Robertson, ‘sebuah film pendek sepuluh menit yang dimulai dengan seorang perempuan yang memuaskan dirinya sendiri di kamarnya dan kemudian beralih dengan menampilkan dirinya sedang berhubungan seks dengan seorang laki-laki, melakukan fellatio (blowjob) dan penetrasi anal.

Film porno tersebar luas di era film bisu tahun 1920-an, dan sering diputar dalam rumah bordil. Karena saat itu film porno masih dicap ilegal, maka blue film atau stag film (sebutan untuk film porno) diproduksi secara sembunyi-sembunyi mulai tahun 1940an. Film-film tersebut kemudian diedarkan secara pribadi atau oleh pedagang keliling dengan risiko penjara jika ketahuan.